Home / Sharing Inspirasi / Kesempurnaan Hidup Maria

Kesempurnaan Hidup Maria

Renungan Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga

Saudara BHK yang terkasih,

Hari ini, gereja sejagat merayakan HARI RAYA SANTA PERAWAN MARIA DIANGKAT KE SURGA. Sebuah peristiwa iman dalam kehidupan kita umat kristiani, yang sekaligus menyadarkan kita, betapa penting peranan Bunda Maria dalam sejarah keselamatan umat manusia. Karena itu, penginjil Lukas hari ini menampilkan kepada kita kisah perjumpaan dua sosok wanita, yang masing-masing ikut memainkan perannya dalam sejarah keselamatan itu, yakni Maria dan Elisabeth.

Perjumpaan kedua wanita ini, sekaligus menjadi momen dimulainya sebuah warta sukacita, kabar gembira, tentang rencana keselamatan Allah bagi umat manusia. Dan Maria telah   membawa warta sukacita itu kepada Elisabeth yang saat itu sedang mengandung di usianya yang sudah tua. Warta sukacita yang dibawa Maria yakni: bahwa  ia yang sesungguhnya adalah seorang perawan, sedang mengandung Sang Juru Selamat, oleh kuasa Roh Kudus. Warta sukacita ini serentak membuat anak yang di dalam rahim Elisabeth melonjak kegirangan. Dan tidak hanya sampai di situ. Kedua wanita ini pun akhirnya tenggelam dalam suasana sukacita yang mendalam, karena menyadarai perbuatan-perbuatan ajaib Tuhan yang terjadi dalam diri mereka.

Maka Maria sendiri, yang sungguh-sungguh menyadari betapa ajaibnya perbuatan Tuhan atas dirinya itu, akhirnya berseru, “Jiwaku memuliakan Tuhan, dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku, sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya.”

Kesadaran Maria akan siapa dirinya dan peran besar yang diberikan Allah kepadanya, telah menghantarkan Maria  pada sebuah sikap ketaatan sejati akan kehendak Allah. Maria akhirnya melahirkan Yesus, sang Juruselamat,  dan selanjutnya terlibat penuh dalam seluruh  hidup dan karya Yesus di tengah dunia.

Kehadiran Maria dan perannya dalam sejarah keselamatan ini, baik sejak dikandung tanpa noda, melahirkan Yesus, sang Juruselamat, ambil bagian dalam seluruh hidup dan karya Yesus, adalah wujud kesempurnaan hidup Maria di hadirat Allah. Maka, pantas dan  layak jika Maria dibebaskan dari dosa dan kematian. Dan pada akhir hidupnya di dunia ini, Maria pun diangkat ke surga dengan jiwa dan badan, untuk masuk dalam kemuliaan surgawi.

Bagi kita umat kristiani, pengalaman Maria dalam mengejar kesempurnaan hidup di hadirat Allah dengan ketaatan penuh pada kehendak-Nya, adalah pengalaman yang berharga yang patut kita teladani. Maka, selagi kita masih diberi waktu dalam hidup ini, marilah kita terus  berusahan dengan penuh kesadaran untuk menggapai kesempurnaan hidup di hadirat Allah itu, dengan tekun mendengarkan sabda-Nya dan setia melaksanakan kehendak-Nya. Dengan demikian,  kita percaya bahwa kita pun akan mampu meraih kemuliaan surgawi itu.

Salam Bunda Hati Kudus. Tuhan mengasihimu.

Fr. M. Marselinus Pati Blolong, BHK

About fraterbhk

Check Also

Frater Roland Disch

Kenangan Penuh Kasih fr. Roland Disch Pada 2 Oktober 2019 yang lalu, Frater Roland Disch …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *