Home / Sharing Gagasan / Arus Gelombang Media

Arus Gelombang Media

Pengantar

Bila kita mencermati perkembangan dunia dewasa ini dengan segala aspek kehidupannya, tak dapat disangkal bahwa dunia memang  mengalami perubahan dahsyat. Dunia yang merupakan tempat manusia berpijak senantiasa mengalami perubahan dari dari waktu ke waktu. Dunia menjadi saksi bisu atas kebenaran dari perubahan yang ada sekaligus menunjukan bahwa manusia memang berada di tengah pergulatan dunia, dan mau tidak mau bergumul dengan realitas dunia. Dalam situasi kehidupan demikian, manusia dituntut untuk hidup sesuai perkembangan dunia dan selaras arus perkembangan zaman.

Menyikapi arus perkembangan dunia dan realitas zaman yang terus mengalami perubahan, arus gelombang media adalah salah satu aspek kehidupan yang turut mempengharuhi kehidupan dunia pada umumnya dan realitas kehidupan manusia pada khususnya. Kehadiran media di tengah masyarakat mempunyai peranan yang sangat penting dalam proses menuju perubahan itu. Media dipandang sebagai sarana yang ampuh dan sumber pengetahuan yang luas bagi pertumbuhan dan perkembangan manusia. Arus gelombang media dilihat sebagai tanda/indikator kemajuan atas perubahan zaman.

Sehubungan dengan itu, maka tulisan ini menyoroti dunia media dalam kaitannya dengan arus gelombang zaman dan pertumbuhan perkembangan manusia di tengah dunia. Judul tulisan ini terinspirasi dari tema majalah OIKOS edisi ini, sekaligus bertitik tolak dari realitas hidup manusia yang sungguh mengalami dan merasakan arus gelombang media. Penulis melihat arus perkembangan dunia dan arus gelombang media sebagai sesuatu yang tak dapat dilepaspisahkan dari kenyataan hidup manusia.

Selain itu, media juga dipandang sebagai salah satu hal yang baik, bermanfaat dan dibutuhkan manusia dalam kelangsungan hidupnya. Oleh karena itu, penulis membatasi tulisan ini dalam konteks media sebagai penunjang hidup manusia dalam perspektif positif dan bersifat konstruktip, dan menyoroti arus gelombang media sebagai sumber pengetahuan manusia. (Hal ini demi memfokuskan perhatian pada makna keberadaan media di tengah masyarakat  dan tentu tanpa mengesampingkan dampak negatif dari kedua hal tersebut). Dengan demikian, sebagai pribadi yang berakal budi dan berkehendak baik, manusia diharapkan bisa mendayagunakan sarana media sebagai hal yang bermanfaat dalam proses perkembangan dirinya. 

Media sebagai Sarana Perkembangan Hidup Manusia

Pada dasarnya media merupakan alat atau sarana komunikasi; seperti koran, majalah, televisi, radio, internet, film, poster, spanduk, dsb. Sebagai sarana, media mempunyai andil yang cukup besar dalam mempengaruhi pola pikir, pola kata, dan pola tindak  manusia. Sebagai sarana pula, media dapat menciptakan situasi kehidupan yang tidak berubah menjadi suatu perubahan total, yang kaku menjadi tidak kaku, bahkan yang sering dipandang negatif dan bersifat destruktif menjadi sesuatu yang positif dan bersifat konstruktif dalam dirinya.

Seiring pertumbuhan dan perkembangan zaman, pengaruh media memang sungguh – sungguh dirasakan sebagai suatu perubahan dalam tatanan kehidupan manusia. Realitas kehidupan menunjukan bahwa media bukan lagi di lihat sebagai hal yang asing di mata manusia anak zaman. Media tidak lagi dilihat sebagai sarana yang hanya akan dapat menghancurkan sisi kehidupan manusia, yang nota bene terus bergelut dan bergulat dengan dunia. Tetapi justru sebaliknya. Media dipandang sebagai sarana penunjang dalam proses menuju perubahan, pertumbuhan, dan perkembangan manusia dari zaman yang satu ke zaman berikutnya, dari periode kehidupan yang satu ke periode kehidupan yang lainnya.  Bahkan, keberadaan media dipahami dan dihayati sebagai sarana yang ampuh dan kokoh dalam mengarungi derasnya arus gelombang perubahan zaman.

Itu berarti media dapat membantu dan mengarahkan perkembangan kehidupan manusia. Media membantu manusia untuk senantiasa berpengetahuan luas, berwawasan keilmuan serta tidak berpemahaman yang keliru/salah dalam menafsirkan  keberadaannya di tengah pergulatan dunia dan alam kehidupan yang mengintarinya. Maka dengan demikian, media boleh dikatakan sebagai sarana atau alat yang dapat membuka mata hati dan pikiran manusia agar manusia mengenal, memahami, dan menyadari akan kebutuhan media dalam dirinya serta pengaruh media dalam lingkungan kehidupannya. Dalam hal ini media dipandang sebagai sarana perkembangan hidup manusia.

Pengaruh Media dalam Kehidupan Nyata

Harus diakui bahwa media memang mempunyai pengaruh yang cukup kuat dalam realita hidup manusia. Realitas kehidupan kongret menunjukan hal tersebut. Betapa pengaruh media membuat orang mau tidak mau bertumbuh berkembang sesuai tuntutan zaman. Pengaruh media menyebabkan manusia mau tidak mau harus hidup sesuai kemajuan dan arus perkembangan dunia. Sehubungan dengan itu, tidaklah heran kalau kita pernah mendengar komentar lepas atau pernyataan orang tentang situasi kehidupan itu sendiri. Misalkan saja; hidup harus sesuai perkembangan zaman, hidup harus gaul abis, hidup harus terus diisi dan diasa dengan pelbagai informasi dan pengetahuan, hidup harus menyesuaikan diri dengan situasi kondisi sekarang, dll. Lalu, orang yang hidup tidak sesuai perkembangan zaman, juga sering dibilang konserfatif, tidak gaul, ketinggalan zaman/kereta, anak pinggiran, manusia pra konsili, dsb. Itulah pernyataan/komentar orang. Situasi memang seringkali berbicara demikian. Apa yang di komentari menunjukan bahwa hidup dan kehidupan ini memang harus sesuai perkembangan dunia. Hidup dan kehidupan ini memang harus selalu mengalami perubahan sesuai tuntutan zaman. Singkatnya, sudah waktunya kita harus bangun dari model hidup yang lama menuju hidup baru sesuai perkembangan dan kemajuan zaman.

Media dalam kapasitasnya sebagai sarana komunikasi, jelas mempunyai nuansa bermakna positip dalam diri manusia. Sebagai sarana, media bisa dijadikan sebagai penuntun arah menuju sebuah pemahaman kehidupan yang lebih luas. Realitas keseharian  menunjukan bahwa betapa kehadiran media mengubah segala sesuatu menjadi sangat luar biasa. Betapa keberadaan media mempunyai pengaruh dan peranan penting dalam tatanan kehidupan manusia. Kehadirannya di tengah masyarakat selalu memberikan nuansa kehidupan baru yang senantiasa mengubah cara orang berpikir, cara orang berbicara, dan cara orang bertingkah laku. Semuanya itu tentu tidak terlepas dari derasnya arus perubahan kehidupan pada umumnya dan arus gelombang media pada khususnya.

Realita demikian semakin jelas ketika perubahan demi perubahan dirasakan dan dialami sebagai suatu kenyataan yang tak dapat dipungkiri kebenarannya. Ketika orang belum mengetahui tentang sesuatu yang melingkupinya, maka lewat sarana media orang akan menjadi tahu. Ketika orang mulai tahu, di situlah orang akan berdecak kagum; Oh..ternyata perkembangan dunia dengan segala keunikannya dapat kita ketahui lewat sarana media. Nah, kalau sampai pada pemikiran dan pemahaman yang demikian berarti pengaruh media merasuk ke dalam lingkaran kehidupan manusia. Keberadaan media turut mempengaruhi pola hidup manusia dan menjadi bagian dari aktivitas manusia. Lalu, bagaimana pemahaman dan pemikiran yang demikian dapat direalisasikan ? Semua tergantung pada jiwa manusia dalam mendayagunakan sarana prasarana yang dimaksud. Artinya sarana yang ada bukan untuk tujuan lain yang hanya akan menjerumuskan manusia ke dalam bongkah kehidupan yang kosong dan tak berarti sama sekali. Tetapi sebaliknya, media sebagai sarana perkembangan dan pertumbuhan manusia.

Oleh karena itu adalah suatu kebangkitan kehidupan apabila media senantiasa dipandang secara positif dan bersifat membangun (dalam arti media membantu manusia dalam hal pengetahuan dan penghayatan hidup ke arah yang baik dan berguna). Apabila itu yang terjadi, mustahil betapa pengaruh media begitu besar maknanya. Betapa media mengandung arti dan makna yang luas. Asalkan, semua orang memahami, menyadari, dan punya persepsi yang tidak keliru tentang ada dan keberadaannya di tengah masyarakat. Manusia pun diharapkan untuk berpikir positif dan bertindak secara kritis dalam hal pemanfaatannya. Dalam konteks ini, manusia perlu melakukan discernment, sehingga bisa membedahkan mana hal yang baik dan berguna baginya dan mana yang tidak berguna sama sekali.

Media sebagai Sumber Pengetahuan

Tak dapat dipungkiri bahwa media merupakan salah satu sumber pengetahuan manusia. Sebagai sumber pengetahuan media mempunyai peranan penting dalam hal menuntun dan mengarahkan manusia. Lewat media manusia bertumbuh berkembang dalam pengetahuan dan keterampilan hidupnya. Sadar atau tidak, ada dan keberadaan manusia memang berbicara demikian. Betapa kehadiran media menambah pengetahuan dan mempengaruhi pola hidup manusia. Lewat media, pelbagai informasi dan pengetahuan tentang segala sesuatu yang ada di atas muka bumi ini dapat diperoleh dan diketahui. Kehadiran media boleh dibilang sungguh menggugah hati dan pikiran manusia dalam upaya mengenal dan mengalami realitas dunia. Bahkan keanekaragaman yang terkandung di dalam dunia memberikan suatu gambaran, betapa perkembangan dunia tak dapat kita elakan dan arus perkembangan yang ada didalamnya dapat kita ketahui lewat sarana media yang ada.

Kehadirannya pun di satu sisi sangat mempengaruhi gaya hidup manusia, dan disisi lain dipandang sebagai sumber pengetahuan manusia. Kehadirannya di atas kanca kehidupan ini tidak sekedar dalam rupa yang kosong tak berarti melainkan hadir dalam wujud yang kelihatan dan penuh makna. Media memperkaya pemahaman akan pengetahuan manusia dalam mengarungi bahtera kehidupan yang semakin menantang ini. Media membuka cakrawala berpikir manusia sekaligus mengarahkan manusia untuk bepikir dan betindak kritis dalam menyikapi pelbagai fenomena kehidupan ini. Pertanyaan reflektif; kalau memang demikian, lalu apa yang mau diupayakan agar media sungguh – sungguh dilihat sebagai sumber pengetahuan manusia? Apa yang mau di wujudkan kalau memang kehadiran media mempunyai arti dan daya guna yang tinggi dalam realitas keseharian manusia?

Menyikapi pelbagai problema serta jawaban atas pertanyaan tersebut, kiranya beberapa hal berikut perlu dimaknai sebagai sesuatu hal yang positif dalam diri setiap  orang. Pertama : Agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru tentang keberadaan media dengan segala keanekaragamannya, manusia perlu berpacu diri pada realita yang ada dan perlahan – lahan mulai mengenal, mengalami, bahkan menikmati sendiri, kira – kira media itu seperti apa.  Lalu, apa kira – kira manfaat media bagi diri sendiri, bagi orang lain dan bagi perkembangan dunia dan zamannya. Kalau orang sudah mengenal, mengalami bahkan sampai menikmati sarana media, di situlah akan diketahui; apakah media penting baginya atau tidak. Namun, perlu digarisbawahi; media jelas mempunyai manfaat dan daya guna yang tinggi dalam aktivitas kehidupan manusia. Lewat media, manusia bisa bertumbuh berkembang sesuai tuntutan zaman dan hidup selaras arus perkembangan dunia. Dalam konteks ini, media sebagai salah satu sarana sumber pengetahuan dan perkembangan kehidupan manusia. Kedua : Kalau orang mau maju dan hidup sesuai tuntutan zaman, maka perlu membekali diri dengan pelbagai informasi dan pengetahuan tentang realitas keberadaannya dan realitas arus perkembangan dunia yang melingkupinya. Manusia diharapkan bisa memanfaatkan sarana media sebagai faktor penunjang perkembangan dirinya. Untuk itu, media yang ada harus sungguh – sungguh didayagunakan sesuai kebutuhan dan kegunaannya, biar memperkaya diri serta bisa mengolah kepribadian masing – masing menjadi manusia yang berwawasan luas, berpengetahuan tinggi, dan berkepribadian matang/dewasa dalam menghadapi pelbagai gejolak hidup yang terus menantang eksistensinya.

Maka, untuk mencapai sesuatu yang diidealkan itu, perlu melakukan discernment. Dengan tujuan agar manusia bisa membedahkan mana kira – kira hal yang baik bagi perkembangan dan pertumbuhan dirinya dan mana kira – kira yang tidak. Hal ini tentu berkaitan erat dengan pribadi manusia yang bergelut dan bergumang dalam realitas yang ada.  Namun, satu hal perlu digarisbawahi di sini sbb: Senegatif apapun kehadiran media (berkaitan dgn sudut pandang setiap orang) bila dimaknai dan direfleksikan sungguh – sungguh maka akan menjadi sesuatu yang positif dalam dirinya. Kita perlu mencari dan menemukan hikmah yang baik dan bersifat membangun di balik unsur negatif keberadaan media tersebut. Untuk itu, tidak perlu memandang media hanya dengan kaca mata yang suram dan gelap, lalu mulai berpikir yang aneh – aneh dan keliru tentang kehadirannya di tengah masyarakat. Tetapi, pandaglah secara positif walaupun kehadirannya berdampak negatif sekalipun, sebab di dalam hal negatif akan nampak hal  positif (semua tentu mempunyai nilai yang berarti bagi kehidupan manusia).

Penutup

Media mempunyai pengaruh yang cukup besar dalam realita hidup manusia. Sebagai pribadi yang berwawasan keilmuan dan hidup selaras perkembangan zaman, manusia menyadari betapa kehadiran media begitu penting dan sangat bermanfaat dalam dirinya. Kehadirannya di tengah – tengah masyarakat boleh dikatakan sungguh luar biasa dan sungguh tak dapat dielakan kebenarannya. Media hadir dan ada membuka mata hati dan pikiran manusia sekaligus menyadarkan manusia akan betapa pentingnya sarana media dalam hidup dan kehidupan ini.

Media adalah sarana dan salah satu sumber pengetahuan manusia. Sebagai sarana, media membantu manusia dalam mengembangkan diri dan kehidupannya. Media membuka cakrawala berpikir dan bertindak manusia, sekaligus menyeret manusia untuk mau tidak mau berenang dalam arus zaman yang terus berubah. Tak dapat dipungkiri bahwa adanya media memperbaharui pola hidup manusia dalam banyak aspek kehidupannya. Ada dan keberadaan media memperbarui ruang gerak hidup manusia.

Peranan dan pengaruhnya pun menunjukan suatu kemajuan atas perkembangan pengetahuan dan keterampilan hidup manusia. Lewat media manusia bisa menimba aneka kekayaan pengetahuan dan pengalaman. Oleh karena itu, janganlah memandang media dalam sudut pandang yang sempit, tetapi pandanglah dalam pemahaman yang lebih luas. Sebab, kehadiran media memberikan aroma kesegaran bagi pengetahuan dan pengalaman hidup manusia. Kehadiran media memberikan terang kehidupan yang memperkaya jiwa dan kepribadian manusia sebagai makhluk yang berakal budi dan berwawasan pengetahuan.    

About fraterbhk

Check Also

Pendidikan Karakter bagi Generasi Milenial

Keberadaan dan peradaban manusia sejak semula tidak terpisah dari pembentukan karakter yang berdampak positif terhadap …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *